Mencetak Tenaga Profesional yang Qur'ani

profil

Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu Asy-Syadzili (SMK IT Asy-Syadzili) merupakan sekolah yang didirikan dilingkungan Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an Asy-Syadzili (PPSQ Asy-Syadzili) dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Asy-Syadzili (YPS. Asy-Syadzili). Berdirinya sekolah ini karena adanya tuntutan dalam memenuhi kebutuhan santri yang telah lulus dari SMP IT Asy-Syadzili, dan juga dari masyarakat sekitar agar tetap bisa fokus dalam menghafal Al-Qur’an, karena jika santri melanjutkan ke sekolah diluar dikhawatirkan akan terpengaruh oleh pergaulan di luar sehingga menghambat hafalan Al-Qur’annya. Pendirian Sekolah Kejuruan diharapkan nantinya santri tidak hanya memiliki kemampuan dibidang akademik dan hafalan Al-Qur’an akan tetapi juga memiliki keterampilan, yang nantinya dapat digunakan sebagai bekal memasuki dunia kerja baik ke industri maupun berwirausaha, dan juga bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan yang ada di Indonesia.
Alhamdulilah di tahun 2017 SMK IT Asy-Syadzili telah berusia empat tahun, kami sangat bersyukur karena setiap tahun tingkat kepercayaan masyarakat dalam menitipkan pendidikan putra dan putrinya di SMK IT Asy-Syadzili selalu mengalami peningkatan. Peserta didik kita tidak hanya berasal dari kota atau kabupaten Malang akan tetapi juga berasal dari berbagai daerah yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke.
SMK IT Asy-Syadzili saat ini memberikan program keahlian: 1) Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), dalam proses pembelajarannya peserta didik diajari tentang bagaimana cara memperbaiki komputer, selain itu juga diajarkan tentang pengoperasian program aplikasi komputer perkantoran dan desain grafis sehingga bekal keahlian tersebut peserta didik dapat membuat media da’wah dengan menggunakan fasilitas komputer dan jaringan internet, 2) Teknik Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP), dalam proses pembelajaran mengajarkan kepada peserta didik tentang bagaimana cara mengolah hasil pertanian agar memiliki nilai jual yang lebih, sebagai contoh: pembuatan minuman sari apel, jahe instan, brownis tape, aneka olahan dari ketela, dll.
Pada tahun 2015 SMK IT Asy-Syadzili berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 MTQ tingkat provinsi di universitas Negeri Brawijaya, pada tahun 2016 meraih juara umum MTQ tingkat Nasional di Universitas Negeri Malang, dan masih banyak lagi prestasi yang lainnya. Itu semua adalah pembuktian bahwasanya peserta didik kita bisa berkiprah di tingkat nasional dan membumikan Al-Qur’an di tingkat internasional.
Syukur Alhamdulilah saat ini peserta didik SMK IT Asy-Syadzili ada yang mendapatkan kesempatan untuk kuliah di Univ. Negeri Malang dan Univ. Barwijaya tanpa melalui tes akan tetapi melalui jalur prestasi MTQ. Selain itu berkat perjuangan dari seluruh jajaran tenaga pendidik dan kependidikan SMK IT Asy-Syadzili serta keterpaduan pendidikan dengan pondok pesantren lulusan untuk angkatan pertama ada 4 peserta didik yang telah mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 Juz.
Melalui pendidikan keterpaduan dengan pondok pesantren kami menawarkan program unggulan kepada pesertadidik yaitu, hafalan Al-Qur’an 15 juz selama pendidikan tiga tahun. Program unggulan tersebut insyaallah akan dapat tercapai dengan baik, jika pesertadidik mengikuti dengan sungguh-sungguh program hafalan Al-Qur’an yang telah ditentukan oleh pesantren.
Program hafalan Al-Qur’an di SMK IT Asy-Syadzili merupakan salah satu program utama yang harus di ikuti oleh seluruh pesertadidik, akan tetapi untuk bisa mulai menghafal Al-Qur’an ada tahapan yang harus diikuti oleh pesertadidik. Pesertadidik Kejuruan kali masuk wajib mengikuti tes baca Al-Qur’an, hal ini dilakukan untuk menentukan pengelompokan kelas sesuai dengan kemampuan pesertadidik dalam membaca Al-Qur’an. Dengan adanya pengelompokan ini pesertadidik yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, tidak akan merasa malu atau minder, karena mereka akan satu kelas dengan pesertadidik yang belum bisa membaca Al-Qur’an, begitu juga pesertadidik yang telah memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, akan dapat dengan cepat dalam memenuhi target hafalan.
Seiring dengan bertambahnya jumlah santri, maka pelayanan program tahfidz saat ini menambah tenaga kafilyang yang diambil dari para alumni PPSQ Asy-Syadzili. Kafil adalah sebutan dari ustadz yang telah menghafal Al-Qur’an 30 Juz dan bertugas menyimak hafalan para santri sebelum menyetorkan hafalannya ke pengasuh. Dengan adanya taambahan tenaga kafil tersebut, pesertadidik ketika melakukan tes hafalan kepada pengasuh pondok akan dapat meminimalisir dari adanya kesalahan. Berikut ini tahapan-tahapan siswa dalam menghafal Al-Qur’an:
1.       Pesertadidik menyimak kafilmembaca ayat Al-Qur’an yang akan dihafalkan dengan melihat Al-Qur’an
2.       Pesertadidk menirukan bacaan ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh kafil sampai benar-benar bacaannya baik
3.       Pesertadidik menghafal
4.       Pesertadidik meminta simakkan hafalannya kepada kafil

5.       Pesertadidik mengujikan/menyetorkan hafalannya kepada pengasuh pondok.

0 komentar:

Posting Komentar